TEH HIJAU CHINA 41022 katekin telah terbukti meningkatkan kesehatan dan umur panjang. Apa manfaat kesehatan katekin polifenol teh hijau selain kesehatan jantung, meningkatkan fungsi kekebalan tubuh, dan mengurangi risiko kanker? Baiklah, mari kita lihat.
Selama beberapa tahun terakhir, teh hijau telah mendapatkan reputasi sebagai makanan super. Studi epidemiologi khusus menemukan ciri-ciri berikut pada individu yang mengonsumsi hingga tiga cangkir teh hijau per hari.
• Pencegahan semua penyebab kematian
• Penekanan tumor
• Peningkatan konsentrasi dan aktivitas otak
• Perlindungan terhadap degenerasi saraf
• Pencegahan dan pembalikan sindrom metabolik
• Penanggulangan radikal bebas
• Obesitas dan pencegahan kanker
• Penurunan kadar kolesterol LDL
Apa itu katekin?
Katekin adalah polifenol alami yang biasa ditemukan dalam coklat, teh hijau dan hitam, anggur merah, dan beberapa makanan nabati lainnya. Katekin tampaknya mengais radikal bebas penyebab kanker dan mengatur fungsi DNA dalam sel-sel di dalam tubuh.
Teh hijau telah terbukti menjadi sumber katekin yang kuat. Karena proses yang terbatas, teh hijau mengandung 30-40% konsentrasi katekin, dibandingkan dengan 10% yang tersisa setelah teh hitam diproses secara ekstensif. Empat molekul katekin utama yang memberi potensi pada teh hijau adalah epicatechin (EC), gallocationchin (GC), epigallocationchin (EGC), epicatechin gallate (ECG) dan epigallocationchin gallate (EGCG).
Katekin dan Pencegahan Kanker
Katekin ECGC khususnya terbukti menjadi molekul penekan tumor paling ampuh yang ditemukan dalam struktur daun teh. Banyak penelitian menemukan garis sel yang diobati dengan ECGC telah mengalami remisi dan pulih seiring berjalannya waktu. Katekin tampaknya mengurangi stres oksidatif dalam tubuh. Gagasan pertama adalah bahwa polifenol mengaktifkan enzim tertentu di dalam sel yang memicu serangkaian reaksi redoks yang mengubah keadaan oksidatifnya.
Efek Katekin pada Metabolisme
Katekin teh hijau memiliki efek positif pada metabolisme lipid dan karbohidrat. Teh hijau meningkatkan penyerapan trigliserida dan kolesterol, dan penelitian menunjukkan bahwa individu yang mengonsumsi teh hijau cenderung mengeluarkan lebih banyak asam lemak. Katekin teh hijau juga terbukti menurunkan kolesterol plasma, meningkatkan kolesterol HDL, dan menurunkan kolesterol LD. Teh hijau juga terbukti menurunkan kadar glukosa darah dan trigliserida serta meningkatkan respons insulin.
Katekin dan Pencegahan Neurodegenerasi
Singkatnya, katekin teh hijau telah ditemukan sebagai penghambat stres oksidatif yang ampuh. Kerusakan oksidatif adalah ciri khas penuaan otak dan degenerasi saraf yang ditemukan pada penyakit mental seperti Alzheimer dan Parkinson, yang prevalensinya meningkat seiring bertambahnya usia. Banyak obat modern yang digunakan untuk mengobati penyakit ini meniru fungsi anti-oksidasi yang ditemukan pada polifenol dan senyawa tanaman lainnya.
Katekin yang ditemukan dalam teh hijau memodulasi berbagai sistem sinyal di Sistem Saraf Pusat serta bagian otak yang disebut hipokampus yang mengontrol memori spasial dan respons emosional.