Penggunaan TEH HIJAU CHINA sebagai bantuan kesehatan sudah ada sejak tahun 2737 SM. Elit dan birokrat Tiongkoklah yang mampu membeli teh hijau, karena pada saat itu, sebagai penemuan baru, teh sangatlah mahal dan sama sekali bukan minuman umum seperti yang kita bayangkan saat ini. Mereka juga memasukkan teh hijau ke dalam kebiasaan makan mereka. Kita dapat mengatakan tentang teh hijau bahwa itu menjadi minuman nomor dua di dunia tanpa kita sadari. Itu adalah cinta pada pandangan pertama.
Setelah ditemukan, daun teh niscaya menjadi kebiasaan. Orang Tiongkok mempelajari dan memahami manfaat teh hijau bagi kesehatan. Upacara minum teh yang rumit lahir menjadi perayaan tradisional alam, etiket, dan kesehatan. Pengiriman teh komersial pertama ke Eropa
Teh hijau akhirnya sampai ke Jepang antara tahun 729 dan 800 Masehi. Kaisar Jepang memberikan teh hijau bubuk sebagai hadiah kepada biksu Buddha. Para biksu mulai menggunakan teh hijau dalam upacara rumit yang menjadikan teh juga minuman penting bagi orang Jepang. Dalam beberapa tahun mereka juga mulai membudidayakannya dan memproduksi varietas teh sendiri yang bersaing dengan pasar teh Tiongkok.
Teh diperkenalkan ke Barat pada tahun 1606. Pengiriman teh pertama ke Eropa sebenarnya adalah teh hijau. Paradoksnya, teh menjadi populer di Inggris pada akhir masa pemerintahan Ratu Victoria pada tahun 1800-an. Portugis dan Belanda lah yang pertama kali mengimpor teh ke Eropa, sedangkan Inggris justru terlambat memasuki pasar teh.
Jika Anda memiliki pertanyaan, selamat datang untuk mengunjungi.