Kafein dan katekin pada GREEN TEA 3505 terkenal dengan manfaatnya bagi kesehatan, namun juga dapat menimbulkan efek samping bagi sebagian orang, terutama dalam dosis besar.
Efek Kafein
Mengonsumsi terlalu banyak kafein dapat meningkatkan perasaan cemas, mengganggu tidur, dan menyebabkan sakit perut serta sakit kepala pada beberapa orang.
Mengonsumsi kafein dalam jumlah besar saat hamil bahkan dapat meningkatkan risiko cacat lahir dan keguguran.
Berdasarkan penelitian saat ini, setiap orang, termasuk ibu hamil, sebaiknya tidak mengonsumsi kafein lebih dari 300 mg setiap hari.
Namun, sebuah ulasan mengamati lebih dari 400 penelitian dan menemukan bahwa orang dewasa sehat yang mengonsumsi hingga 400 mg kafein per hari tidak mengalami efek samping.
Jumlah kafein dalam satu cangkir teh hijau bervariasi tergantung pada jumlah teh yang digunakan dan lama waktu perendaman daun.
Sebuah penelitian menemukan bahwa kandungan kafein dalam 1 gram teh hijau berkisar antara 11–20 mg.
Satu porsi biasanya diukur dengan 1 sendok makan (2 gram) daun teh per 1 cangkir (240 ml) air. Dengan asumsi setiap cangkir teh kira-kira 1 cangkir (240 ml), ini berarti rata-rata cangkir teh hijau mengandung sekitar 22–40 mg kafein.
Katekin Dapat Mengurangi Penyerapan Zat Besi
Katekin dalam teh hijau dapat mengurangi kemampuan Anda menyerap zat besi dari makanan.
Faktanya, mengonsumsi katekin dalam jumlah banyak dapat menyebabkan anemia defisiensi besi.
Meskipun minum teh hijau secara teratur tidak menjadi masalah bagi sebagian besar orang sehat, mereka yang berisiko kekurangan zat besi harus mempertimbangkan untuk minum teh di antara waktu makan dan menunggu setidaknya satu jam setelah makan sebelum minum teh.
Bayi, anak kecil, wanita hamil atau menstruasi, dan orang yang mengalami pendarahan internal atau menjalani dialisis, semuanya berisiko tinggi mengalami kekurangan zat besi.
Katekin dalam teh hijau juga dapat mengganggu pengobatan tertentu dan menurunkan efektivitasnya.
Misalnya, penelitian menunjukkan bahwa teh hijau dapat menghambat efektivitas obat jantung dan tekanan darah tertentu.
Minum teh hijau juga dapat mengurangi efek obat tertentu yang digunakan untuk mengatasi kecemasan dan depresi.
Efek toksik paling umum terjadi ketika orang mengonsumsi suplemen teh hijau, yang memiliki konsentrasi katekin jauh lebih tinggi daripada teh hijau itu sendiri.
Jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, teh hijau aman bagi kebanyakan orang. Anda mungkin ingin membatasi atau menghindarinya jika Anda kekurangan zat besi atau sedang hamil, menyusui, atau mengonsumsi obat untuk gangguan kecemasan atau kondisi jantung.